
Mungkin bagi kebanyakan orang Dongeng hanyalah sebuah cerita yg diceritakan buat anak2 dan tak lebih sekadar hiburan. Awalnya, paradigma gw juga gitu. Tapi semuanya berubah saat gw baca ne artikel. Rupanya lebih dari itu! Banyak fakta2 tak terduga dari sebuah dongeng . Ya udah deh, daripada gw kebanyakan omong baca aja tuh ndiri!
Psikolog bernama David McClelland mempertanyakan kok ada bangsa2 tertentu yg rakyatnya suka bekerja keras untuk maju, tapi yg lainnya malah sebaliknya? Ia pun mulai membandingkan dgn bangsa inggris dan Spanyol, yg pada abad ke-16 merupakan bangsa yg kaya raya. Tapi sejak itu Inggris terus berkembang menjadi makin besar, sedangkan Spanyol malah menurun menjadi bangsa yg lemah.
Akhirnya, setelah semua diperiksa, akhirnya ketemu juga jawabannya. Si McClelland ini akhirnya mendapatkan hal yg tak terduga yg mempengaruhi ke-2 negara tsb.
Yaitu cerita atau dongeng anak2 yg terdapat di kedua negara tersebut! Kelihatannya, dongeng dan cerita anak2 yg berkembang di inggris pada awal abad ke-16 itu mengandung kayak “virus” yg bisa membuat pendengar atau pembacanya terjangkiti penyakit “butuh prestasi”, atau “the need for achievment”. Yg dikenal dgn “n-Ach”. Sementara dongeng yg berkembang di spanyol malah menina-bobokan atau gak mengandung virus tersebut.
Awalnya sih McClelland msh gak yakin dgn penemuannya itu, trus dia akhirnya melakukan penelitian sejarah. Dokumen2 kesusasteraan dari jaman Yunani kuno kyk puisi, drama, pidato, penguburan, surat yg ditulis oleh para nahkoda kapal, kisah epik, dsb. Dan dipelajari oleh para ahli2 netral apakah didalamnya mengandung virus “n-Ach” atau gak. Dari data2 tsb ditemukan bahwa pertumbuhan ekonomi yg sangat tinggi malah didahului oleh “n-Ach” yg tinggi pada suatu karya sastra yg saat itu.Hebat gk tuh?
Gk Cuma itu untuk lebih memperkuat analisisnya, McClelland juga mengumpulkan 1300 dongeng dan cerita anak2 dari banyak negara dari era 1925 dan 1950. Hasil penilaian menunjukkan bahwa dongeng dan cerita anak2 mengandung nilai n-Ach yg tinggi pada suatu negeri, selalu diikuti dgn adanya pertumbuhan ekonomi dalam kurun waktu 25 tahun kemudian.
Demikian pula dgn China, Jepang, Amerika, Canada, Israel, dan Iran, negara2 maju tersebut merancang karakter generasi mendatang dari bangsa mereka melalui cerita,
Siapa menanam menuai
Siapa menanam pikiran menuai perbuatan
Siapa menanam perrbuatan menuai kebiasaan
Siapa menuai kebiasaan akan menuai watak
Dan barangsiapa hidup dgn mengembangkan watak itu, ia akan menuai nasibnya.
Dari bacaan diatas, gw juga nemuin negara yg bener2 menjadi contoh nyata akan virus tersebut. Negara itu adalah Jepang. Nyadar gk sih klo Jepang itu maju karna cerita2nya yg bnyak mengandung n-Ach. Coba deh perhatiin anime2nya Jepang. Semua banyak mengandung semangat n-Ach yg tinggi. Salah satunya Naruto. Tau kan ama tokoh yg satu ini? Naruto si ninja remaja yg hiperaktif, ambisius, dan gk gampang menyerah. Udah jelas dicerita Naruto ini pasti banyak mengandung “Virus” tsb. Dan msh bnyk sebenarnya cerita2 lainnya yg mengandung virus tersebut. Nah klo misalnya dari sekarang “kita” sbg penerus bangsa udah mulai menyebarkan tu virus. Yah mungkin dgn adek, sepupu, keponakan, dll. Gk menutup kemungkinan kan kita juga bisa menjadi negara hebat kyk jepang dll?


Tidak ada komentar:
Posting Komentar